12.09.2010

Asupan yang Bantu Atasi Konstipasi

Konstipasi atau sembelit bisa membuat perut terasa tidak nyaman. Ada banyak penyebab konstipasi, seperti kurang gerak, menahan buang air besar, stres, dan tentunya pilihan asupan makanan yang kurang tepat. Apa saja makanan yang bisa membantu pembuangan ampas makanan Anda lebih lancar?

* Padi-padian
Mengkonsumsi 6 ons padi-padian setiap harinya bisa membantu melancarkan pengeluaran kotoran dari dalam perut. Padi-padian yang dimaksud antara lain; serealia, roti, dan bahan makanan yang mengandung tepung (jagung, kacang polong, kentang, dan kacang lima). Utamakan asupan yang terbuat dari gandum utuh. Untuk memastikan Anda mendapatkan serat setiap harinya, pastikan sarapan Anda mengandung sereal tinggi serat. Cek label pada sereal Anda, jika mengandung 5-6 gram serat per sajian, sudah terhitung pada serat tinggi.


* Buah dan sayuran
Makanlah 5 porsi sayuran dan buah-buahan. Pilih variasi dari kentang manis, apel, buah beri, aprikot, persik, pir, jeruk, prune, jagung, kacang polong, wortel, tomat, bayam, brokoli, dan kembang kol.

Untuk mencegah konstipasi, makanlah satu buah apel satu jam setelah makan makanan utama. Bagi sebagian orang, jus apel dan cuka apel adalah laksatif alami, Anda bisa mencoba dan melihat hasilnya. Pisang pun pilihan yang cukup aman. Coba konsumsi dua buah pisang di antara waktu makan besar. Hindari pisang hijau, karena getahnya justru memperparah konstipasi. Kismis juga bisa dijadikan peluruh kotoran dalam perut. Konsumsi satu genggam kismis setiap harinya, satu jam setelah makan.

* Perbanyak serat
Sedikit serat per hari bisa membantu memperlancar pembuangan kotoran. Serat adalah bagian makanan yang tak bisa dicerna oleh perut, karenanya ia akan menambah massa kotoran dan menstimulasi usus untuk mendorong kotoran tersebut. Serat bisa ditemukan secara alami pada buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan (namun makanan yang sudah diproses bisa mengurangi kandungan seratnya). Saat ini, asupan serat yang disarankan dalam sehari adalah antara 20-35 gram, namun, dalam kesehariannya, kita hanya makan antara 10-15 gram.

* Madu
Madu juga ternyata adalah laksatif ringan. Coba asup 1 sendok makan madu, tiga kali sehari, secara langsung atau dicampur dalam air hangat. Atau, Andajuga bisa mencampur 1 sendok teh cuka apel dengan 1 sendok teh madu di dalam satu gelas air hangat. Perlu diingat, madu sangat tinggi kalori, jadi jangan gunakan campuran ini setiap hari, cukup sesekali saja.

* Kopi
Kopi pahit dan makanan pahit lainnya bisa menstimulasi saluran pencernaan.

* Minyak nabati
Safflower, kacang kedelai, dan minyak sayuran lainnya bisa digunakan untuk membantu kelancaran pembuangan kotoran dalam perut. Minyak-minyak ini bisa membantu melubrikasi usus perut Anda. Asup 2-3 sendok makan per hari, hingga masalah konstipasi Anda teratasi, jangan minum setiap hari. Jika Anda tak suka mengasup minyak tersebut langsung, coba gunakan sebagai tambahan dressing pada salad, cukup campur dengan bumbu dan perasan lemon atau cuka.

* Air putih
Mengasup setidaknya 8 gelas air per hari tak hanya membantu kesehatan Anda secara umum, tetapi juga membantu melembutkan usus sehingga kotoran bisa bergerak lebih lancar.

Sumber: health.discovery.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar